Angkutan Online Mulai Marak Di Kuningan, Ini Tanggapan Ojek Konvensional

KNGInfo.com – Dinas perhubungan kabupaten kuningan meminta perusahaan penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi untuk menghentikan sementara proses perekrutan awak dan armada. Khususnya di daerah kabupaten kuningan.

Dimana hal tersebut dinyatakan sendiri oleh kepala dinas perhubungan kabupaten kuningan, deni hamdani. Hal tersebut dilatar belakangi dengan munculnya angkutan online baik ojek ataupun mobil di wilayah kabupaten kuningan akhir-akhir ini.

Berdasarkan penelusuran, Deni Hamdani menyebutkan layanan online yang sudah aktif beroperasi di kuningan tergabung didalam grab indonesia. Bahkan penyedia jasa transportasi online tersebut sudah membuka kantor cabangnya di wilayah kuningan, bertempat di kecamatan cigugur kabupaten kuningan.

” Cabang grab dikuningan beralamat di kelurahan cigugur, kecamatan cigugur kuningan itu sementara membuka pendaftaran. Menurut keterangan perwakilan grab di cigugur, sampai kemarin kamis grab dikuningan sudah merekrut ojek online sebanyak 268 dan mobil sebanyak 26 unit,” kata Deni Hamdani diruang kerjanya.

Dia tidak menampik dimana kehadiran jasa transportasi berbasis aplikasi seiring dengan kemajuan teknologi, sudah menjadi keniscayaan yang sulit untuk dibendung. Terlebih ketika teknologi itu memberikan kemudahan untuk masyarakat bepergian kemanapun yang dia mau.

” Terkait dengan kehadiran jasa transportasi online di kuningan tentunya kami sikapi dengan cermat dan tepat. Karena pengalaman beberapa daerah di luar kuningan, kehadiran jasa transportasi online telah menimbulkan gesekan dengan angkutan konvensional,” katanya.

Selain itu pihaknya masih mengunggu regulasi mengenai diberlakukannya peraturan menteri perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang angkutan berbasis aplikasi hasil revisi yang baru akan diberlakukan efektif mulai tanggal 1 november 2017. Dikuningan akan dikaji dulu, kita jangan lihat dikuningan masih kondusif, kita harus antisifatip jangan sampai dikuningan juga terjadi kegaduhan juga.

Tanggapan Ojek Konvensional

pangkalan ojek di dekat taman cirendang via pikiran-rakyat.com

Semakin maraknya transportasi berbasis online diwilayah kuningan ternyata sudah diketahui oleh beberapa ojek konvensional. Namun kebanyakan dari mereka merasa tidak terganggu dan tidak mempermasalahkan kehadiran ojek online di kuningan.

” sementara itu menurut saya kehadiran ojek online dikuningan belum mengganggu potensi penumpang ojek-ojek konvensional di pangkalan. Kalau kedepan masyarakat lebih banyak yang memilih ojek online, saya juga mungkin akan ikut daftar untuk menjadi pengendara ojek online,” Ujar didi setiadi (39).

Hal tersebut juga dibenarkan oleh sejumlah pengemudi ojek konvensional lainnya di pangkalan ojek sekitar taman cirendang, kuningan. Ungkapan senada juga diungkapkan oleh ojek pangakalan di wilayah purwawinangun-sidapurna, kuningan.

Sumber : pikiran-rakyat.com