Aturan Baru Perjalanan Menggunakan Transportasi Udara

  • 2 min read
  • Apr 05, 2021
ATURAN BARU PERJALANAN MENGGUNAKAN TRANSPORTASI UDARA

KNGinfo.com- Aturan Baru Perjalanan Menggunakan Transportasi Udara. Sejak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda seluruh dunia menjadi wabah virus global. Yang mengakibatkan merubah kebiasan aktivitas sosial seluruh penduduk dunia, termasuk pada Negara Indonesia. Saat masa pandemi covid-19 pemerintah Indonesia memberlakukan beberapa peraturan, yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid -19 dengan cara memberlakukan peraturan penggunan protokol kesehatan. seperti penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dengan beberapa peraturan pemerintah Indonesia untuk memutus penyebaran dan penularan pada wilayah Indonesia. Kementrian Perhubungan Republik Indonesia menerbitkan peraturan perjalanan terkhusus menggunakan moda transportasi udara. Yang bertujuan untuk menekan penurunan angka penyebaran dan penularan virus dari aktivitas perpidahan penduduk pada suatu daerah. Untuk kamu ketahui peraturan baru melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi udara, sebagai berikut.

Peraturan Perjalanan Menggunakan Moda Transportasi Udara.

Sebagai upaya penanganan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan covid-19 wilayah Indonesia. Dirjen Udara melalui Surat Edaran dengan Nomer. 26 Tahun 2021 tentang ” Petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi udara dalam masa pandemi covid-19“. Untuk kamu ketahui isi dari surat edaran tersebut yang menjadi peraturan baru dalam melaksanakan perjalanan menggunakan moda transportasi udara, sebagai berikut.

  • Wajib untuk menerapkan dan mematuhi perturan protokol kesahatan 3M.
  • Tidak di perkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.
  • Tidak boleh untuk makan dan minum sepanjang perjalanan yang kurang dari 2 jam. Kecuali bagi penumpang yang wajib mengkonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan, yang jika tidak mengkonsumsi obat dapat mebahayakan keselamatan dan kesehatan penumpang tersebut.
  • Menunjukkan hasil negatif dari tes rapid antigen yang pengambilan sampel dalam kurun waktu 2×24 jam sebelum melakukan keberangkatan. Atau hasil negatif dari tes GeNose 19 yang pengambilan sampel dalam kurun waktu 1x 24 jam sebelum keberangkatan, untuk penerbangan menuju bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar.
  • Mengisi aplikasi e-HAC Indonesia pada bandara keberangkatan, untuk di tunjukkan pada petugas kesehatan bandara kedatangan.
BACA JUGA  KPU Kuningan : Sukses Mutarlih Sukses Pilkada

Kesimpulan.

Demikian ulasan singkat mengenai. Aturan Baru Perjalanan Menggunakan Transportasi Udara. Untuk peraturan yang tertuang dalam Surat Edaran ini berlaku sejak tanggal 1 April 2021. Untuk kamu yang ingin mendownload Surat Edara tersebut kamu dapat mengklik Link INI. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *