Aturan Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Qurban 2021

  • 2 min read
  • Jul 18, 2021
Aturan Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Qurban 2021

KNGInfo.com – Tepatnya hari Selasa, 20 Juli 2021 adalah Hari Raya Idul Adha 1442 H dengan aturan yang tak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Aturan tersebut berdasarkan situasi saat ini dimana sebagian besar wilayah Indonesia masih terus menyumbang kasus Covid-19 dalam jumlah yang tak sedikit. Berikut ulasan selengkapnya mengenai aturan penyelenggaraan salat Idul Adha dan kurban 2021. Silahkan disimak.

Aturan Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Qurban dari Kemenag

Melalui Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021, Kementerian Agama mengeluarkan aturan baru mengenai Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha dan Petunjuk Pelaksanaan Qurban Tahun 144 H / 2021 M khusus untuk wilayah PPKM Darurat. Isi pendahuluan surat tersebut mencantumkan tujuannya yakni untuk mencegah dan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 yang kini tengah mengalami peningkatan.

Adapun isi dari aturan penyelenggaraan salat Idul Adha dan Qurban dari Kemenag tersebut adalah:

  1. Ditiadakan untuk sementara semua kegiatan peribadatan di tempat ibadah. Baik yang dikelola masyarakat, pemerintah maupun perusahaan dan harap dilakukan di rumah masing – masing.
  2. Malam Takbiran dan Salat Hari Raya Idul Adha ditiadakan. Pada seluruh kabupaten atau kota dengan level asesmen 3 dan 4 yang diberlakukan PPKM Darurat.
  3. Pelaksanaan Qurban wajib memenuhi ketentuan berikut:
  • Dilaksanakan sesuai dengan syariat Islam.
  • Berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan pada lokasi pelaksanaan qurban.
  • Untuk pemotongan hewan qurban dilakukan di RPH – R atau Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia dengan ketentuan ini:
    • 1, Penerapan Jaga Jarak Fisik, meliputi pelaksanaan pemotongan hewan qurban pada area yang luas sehingga bisa menerapkan jaga jarak fisik, melarang kehadiran pihak luar selain petugas pemotongan hewan qurban, pendistribusian daging hewan qurban dilakukan petugas dengan mengenakan masker rangkap dan sarung tangan.
    • 2. Penerapan Protokol Kesehatan, meliputi pemeriksaan kesehatan awal dengan pengukuran suhu tubuh petugas dan pihak hang berqurban, petugas yang menangani penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, tulang dan lainnya harus berbeda serta menggunakan masker, pakaian lengkap dan sarung tangan, menghindari berjabat tangan atau kontak langsung, segera membersihkan diri atau mandi sebelum bertemu anggota keluarga.
    • 3. Penerapan Kebersihan Alat, meliputi pembersihan dan disinfektan seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan, menetapkan sistem satu orang satu alat.

Itulah aturan penyelenggaraan salat Idul Adha dan qurban 2021. Semoga bermanfaat dan bisa menambah informasi untuk kita semua.

BACA JUGA  Ramuan Minuman Herbal Mencegah COVID-19.
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *