Bahaya ! Kasus Narkoba Di Kabupaten Kuningan Sudah Berada Dalam Zona Merah

KNGInfo.com – Penggunaan narkoba di wilayah kabupaten kuningan sudah berada dalam zona merah. Dimana hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua LSM Satu Hati Nenen Mulyani. Pada saat pembukaan seminar yang bertema ” Narkoba Membunuh Anak Negeri Memusnahkan Generasi Bangsa ” yang dilakukan pada hari senin yang lalu.

Didalam seminar yang dihadiri sekitar 300 pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di kabupaten kuningan. Nenen menyebutkan bahwa penggunaan narkoba di wilayah kabupaten kuningan sudah tidak mengenal golongan ataupun usia. Dimana hal tersebut dibuktikan dengan temuan kasus penggunaan narkoba yang dilakukan oleh anak yang masih berusia 14 tahun. Dengan kondisi ketergantungan terhadap narkoba yang sudah sangat akut.

Hal tersebut yang kemudian menggerakan LSM Satu Hati Kabupaten Kuningan untuk menggelar seminar mengenai anti narkoba. Seminar tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidang narkoba. Diantaranya adalah Kepala BNN Kabupaten Kuningan Edy Heryadi, Kepala Kesbangpol Jawa Barat Ruddy Gandakusumah, Ketua IDI Kuningan dr Asep Hermana dan Vice President of Edcox Delegasi World Merit PBB 2016 Maryam Qonita.

Menurut Nenen, diharapkan dengan adanya seminar ini akan menumbuhkan pengetahuan para pelajar tentang apa dan bagaimana serta pengaruh buruk yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba. ” Kegiatan seminar yang diikuti oleh lebih dari 300 pelajar dari berbagai sekolah di kabupaten kuningan. Pertimbangannya karena usia mereka sudah bisa mencerna dan menjadikan sebuah informasi ini sebagai bekal untuk masa depan mereka. Sekaligus memberikan contoh untuk adik-adiknya,” Kata Nenen.

Dikatakan Nenen, LSM Satu Hati akan selalu bergandengan tangan dengan instansi terkait. Seperti BNN dan lainnya dalam hal upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba khususnya di kabupaten kuningan. Caranya dengan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat serta advokasi kepada para korban penyalahgunaan narkoba. Serta akan melakukan perekrutan duta-duta anti narkoba dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Kuningan Edy Heryadi dalam paparannya mengatakan bahwa pemerintah telah menetapkan negara indonesia saat ini sudah darurat narkoba. Karena peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah merajalela hingga menyentuh hampir semua kalangan. Dari mulai masyarakat bahaw, pejabat, institusi polri, TNI hingga perguruan tinggi.

” Banyak pemberitaan-pemberitaan di media yang memberitakan penangkapan oknum pejabat PNS, Bupati, Pelajar, Polisi, Tentara bahkan seorang Profesor terjerumus kedalam penyalahgunaan narkoba. Ini menjadi keprihatinan bangsa, sehingga harus disikapi bersama untuk mulai dari sekarang jangan sampai bersentuhan dengan barang haram tersebut. Jangan sampai terjerumus dalam pergaulan bebas mengkonsumsi narkoba, karena efeknya akan sangat merugikan baik dalam jangka pendek ataupun dalam jangka panjang,” Kata Edi.

Sumber : radarcirebon.com