Bendungan Kuningan Beroperasi Akhir Tahun 2018

KNGinfo.com – Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) tengah menyelesaikan bendungan kuningan yang dibangun dengan anggaran konstruksi sebesar Rp. 464 miliar dan akan memiliki daya tampung sebesar 25 juta M3. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) wilayah cisanggarung cimanuk bob arthur lambogia mengatakan bendungan kuningan yakni sebagai sumber air bagi daerah irigasi cileweung. Dimana memiliki luas sebesar 1.000 hektar dan daerah irigasi jangkelok seluas 2.000 hektar.

Disamping itu bendungan akan memberikan manfaat bagi pengendalian banjir, air baku 300 liter/detik serta potensi pembangkit listrik tenaga air ( PLTA ) sebesar 535 KW. Progres fisiknya sendiri untuk bendungan ini sudah mencapai 62% dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2018 mendatang.

Sementara itu, untuk progres bendungan cipanas sendiri kini telah mencapai 7% dimana kontrak pembangunannya ditandatangani pada november 2016. Bendungan ini ditargetkan akan rampung pada tahun 2021 mendatang. Bendungan ini akan menampung air sebanyak 190 juta M3 dengan menghabiskan biaya pembangunan sebesar Rp. 2,1 Triliun.

Manfaatnya sebagai sumber air untuk irigasi pertanian di wilayah sumedang dan indramayu. Dengan luas sekitar 8.089 hektar, air baku dan pengendalian banjir diwilayah pantura dan penghasil listrik 3 megawatt.

Selain hal tersebut, bob arthur menjelaskan bahwa BBWS Cimanuk Cisanggarung tengah membangun bendung copong sebagai bagian dari pengembangan daerah irigasi( DI ) leuwigoong di kabupaten garut. Progres fisiknya sudah tuntas untuk bendung dan paket 9A-9B. Sedangkan paket 9C dan 9D baru mencapai 85%.

Sumber : tribunnews.com