Berikut Adalah Alur Pembuatan BPJS Secara Offline Dan Online | KNGINFO.com
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Berikut Adalah Alur Pembuatan BPJS Secara Offline Dan Online

KNGInfo.com – BPJS Kesehatan merupakan badan yang menjamin kesehatan nasional bagi seluruh rakyat indonesia. Terutama untuk PNS, Penerima PNS, TNI/POLRI dan badan usaha lainnya serta masyarakat biasa. Untuk membuat BPJS Kesehatan ini, terdapat dua alur pembuatan. Diantaranya alur pembuatan BPJS Kesehatan secara offline dan juga secara online. Berikut adalah Alur Pembuatan BPJS Kesehatan secara Offline :

Alur Pembuatan BPJS Kesehatan Offline

1. Persyaratan yang harus disiapkan :

  • Pas foto ukuran 3×4 sebanyak 1 lembar.
  • Salinan KTP.
  • Salinan Kartu Keluarga.
  • Salinan Buku Nikah.
  • Salinan Akta Kelahiran Anak atau Surat Keterangan Lahir yang menjadi tanggungan.

2. Datang ke Kantor BPJS Kesehatan terdekat.

3. Mengisi formulir pendaftaran dengan data yang sebenar-benarnya.

4. Serahkan kembali formulir ke petugas untuk dilakukan proses submit ke sistem. Setelah itu anda akan mendapatkan nomor virtual account serta besaran iuran yang harus segera anda bayar.

5. Lakukan pembayaran iuran melalui bank yang telah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan.

6. Serahkan bukti pembayaran ke petugas untuk mencetak kartu BPJS Kesehatan anda.

7. Menerima kartu BPJS dan akan aktif setelah 14 hari kerja.

Itulah beberapa alur dalam proses pembuatan BPJS Kesehatan secara offline yang langsung dilakukan ke kantor BPJS Kesehatan. Sedangkan untuk alur proses pembuatan BPJS Kesehatan Secara Online ada dibawah ini :

Alur Pembuatan BPJS Kesehatan Secara Online

1. Buka situs https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/, kemudian anda baca dengan benar syarat dan ketentuannya. Selanjutnya klik “Pendaftaran“.

2. Melakukan proses pendaftaran dengan mengisi nomor KK dan masukan kode captha sesuai dengan gambar yang muncul, klik inquery kartu keluarga. Setelah muncul daftar anggota keluarga secara otomatis seluruh anggota keluarga akan terpilih, klik tombol “Proses Selanjutnya“.

3. Maukkan nomor HP, NPWP, cari kelurahan/desa dengan klik tombol “Pencarian“. Centang kotak persyaratan bahwa alamat yang digunakan sesuai dengan alamat KTP.

4. Memilih Faskes Tingkat 1, cari menggunakan tombol pencarian. Hal ini penting ketika pertama kali sakit kita harus membutuhkan rujukan ke Faskes yang kita pilih, bisa puskesmas, dokter pribadi ataupun klinik.

5. Upload foto maksimal 50kb, klik “Proses Selanjutnya“.

6. Lengkapi formulir data: isi peserta anggota keluarga, pilih kelas perawatan, masukkan nomor rekening bank yang dimiliki (pemilik), nomor HP, alamat email, captha, lalu klik “Kirim Email“.

7. Buka Email untuk membuka email konfirmasi, jika tidak ditemukan coba buka folder spam. Lalu klik link aktivasinya, anda akan mendapatkan nomor virtual account.

8. Proses pendaftaran online selesai, selanjutnya melakukan pembayaran ke bank.

9. Tombol e-ID sudah dapat di download setelah melakukan pembayaran, lalu cetak.

10. Mengambil kartu BPJS Kesehatan di kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa persyaratan berikut ini :

  • Formulir (Didapatkan di kantor BPJS Kesehatan terdekat).
  • 1 Lembar Fotocopy KTP dan KK.
  • 1 Lembar Fotocopy KTP atau Akta Kelahiran bagi peserta yang belum punya.
  • 1 Lembar pas foto peserta dengan ukuran 3×4.
  • Virtual Account / e-ID yang sudah dicetak.
  • Bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan dari Bank.

Itulah langkah-langkah yang harus anda tempuh ketika akan membuat atau mendaftar di BPJS Kesehatan. Baik pendaftaran yang sifatnya offline ataupun pendaftaran secara online. Semoga informasi tersebut dapat membantu anda, dan jika ada pertanyaan bisa ditanyakan dikolom komentar. Dan secepat mungkin akan admin balas sesuai dengan pertanyaan yang anda tanyakan.