BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Kejaksaan Negeri Kuningan

KNGInfo.com – Badan Narkotika Nasional ( BNN ) secara mendadak melakukan tes urine terhadap 29 pegawai kejaksaan negeri kuningan. Security, staf, jaksa dan kepala kejari kuningan Adhyaksa Darma Yuliano ikut dites urine. Dimana pada saat itu petugas badan narkotika nasional sudah siap dengan perangkat test packnya.

Adhyaksa Darma Yuliano selaku kepala kejaksaan negeri kuningan yang pertama maju dan mengambil wadah untuk menjalani test urine. Disusul dengan beberapa bawahannya dan pemeriksaan test urine tersebut berlangsung kurang lebih selama 1 jam.

Dari keseluruhan pegawai yang bekerja dikantor kejaksaan negeri kuningan, yang berjumlah 30 orang hanya 29 orang yang melakukan test urine. Dikabarkan satu orang lainnya sedang tidak masuk kerja karena memang sedang cuti.

Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Kabupaten Kuningan, Edi Heryadi mengatakan kegiatan test urine dikantor kejari tersebut dalam rangka pencegahan dan pemberantasan serta penyalahgunaan narkoba di instansi pemerintahan. Pihaknya sangat mengapresiasi respons positif dari pihak kejari yng dengan terbuka mengizinkan kegiatan test urine tersebut.

Pelaksanaan test urine di kejari kuningan via radarcirebon.com

” Bahkan yang pertama menjalani test urine tersebut adalah kepala kejaksaan negeri kuningan. Total ada 29 pegawai yang di test urine, dan satu pegawai belum melakukan test urine karena sedang cuti. Hasilnya, alhamdulillah semuanya negatif tidak ada yang melakukan penyalahgunaan narkoba,” kata Edi.

Penyelenggaraan test urine pegawai kejari tersebut, merupakan yang ke sekian kalinya dilakukan terhadap instansi pemerintahan di kabupaten kuningan. Edi memastikan, BNN akan terus melakukan kegiatan serupa di berbagai instansi lainnya, sebagai bentuk program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Agar daerah kabupaten kuningan terlepas dari penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, kepala kejaksaan negeri kuningan, Adhyaksa Darma Yuliano mengatakan kegiatan test urine ini sifatnya dadakan dan tanpa sepengetahuan semua bawahannya. Kejari pun mengapresiasi hasil dari kegiatan test urine tersebut, dimana semuanya negatif tidak ada yang menyalahgunakan narkoba. Hal tersebut memberi bukti bahwa kejaksaan negeri kuningan terbebas dari narkoba.

” Kami sengaja tidak memberitahukan pelaksanaan test urine tersebut agar hasil yang didapatkan akurat. Dan tidak ada rekayasa dalam pengambilan hasil test tersebut. Alhamdulillah hasilnya semua negatif yang berarti kejari kuningan masih bersih dari narkoba,” ujar Adhyaksa Darma Yuliano selaku kepala kejaksaan negeri kuningan.

Sumber : radarcirebon.com