Cara Jitu Ajarkan Anak Mengurangi Residu Plastik Sampah

KNGInfo.com – Plastik yang biasa kita gunakan sehari-hari dianggap berguna, flexibel dan praktis. Namun, siapa sangka bahwa plastik saat ini menjadi sampah yang paling berbahaya serta merusak lingkungan. Karena sulit untuk diuraikan secara alami. Bayangkan saja jika pemakaian plastik tidak dibatasi, maka lingkungan kita akan penuh dengan sampah plastik dan hal ini tentu akan merusak lingkungan.

Untuk mengurangi pencemaran lingkungan melalui plastik, kita dapat melakukan prilaku bijak lingkungan. Seperti halnya diet plastik. Lalu bagaimana cara untuk mengajarkan anak mengurangi penggunaan plastik ? Berikut kami siapkan ulasan mengenai cara jitu ajarkan anak diet plastik :

Mengenalkan Jenis-jenis Sampah pada Anak

Ajarkan anak mana saja sampah yang dapat didaur ulang dan sampah mana yang tidak bisa didaur ulang. Lalu, berikanlah edukasi mengenai bahaya atau dampak yang dapat ditimbulkan dari penggunaan sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang bagi lingkungan.

Buat Permainan Menyenangkan untuk Melatih Anak Memilih Sampah

Agar lebih menarik, lakukan latihan melalui permainan ataupun tantangan agar anak terbiasa untuk melakukan pemilihan sampah. Anda dapat menyiapkan beberapa jenis kotak sampah yaitu organik, non-plastik dan plastik. Kemudian ajak anak untuk memilih kotak mana yang sesuai untuk membuang sampah yang ada sesuai dengan jenis sampah tersebut.

Kenalkan Anak 3R (Reduce, Reuse dan Recycle)

Cara selanjutnya untuk membiasakan anak berdiet plastik sampah adalah mengajarkan 3R (Reduce, Reuse dan Recycle) agar mereka paham cara mengelola sampah plastik dengan baik. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan. Baik digunakan dengan fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya, misalnya saja plastik belanja yang digunakan kembali untuk berbelanja.

Kemudian Reduce yang berarti mengurangi segala sesuatu penggunaan barang yang mengakibatkan sampah. Misalnya mengurangi penggunaan plastik belanja. Lalu yang terakhir ialah Recycle yang artinya mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru. Agar bermanfaat kembali, misalnya sampah plastik pembungkus minuman yang didaur ulang menjadi tikar.

Kenalkan Lagu atau Tontonan Mengenai Sampah

Menanamkan nilai-nilai dan kebiasaan untuk mencintai lingkungan penting dilakukan oleh orangtua. Agar anak dapat membiasakan diri untuk berprilaku bijak lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengenalkan diet sampah plastik melalui tontonan seperti kartun atau film. Dengan cara yang menyenangkan ini tentu diharapkan anak dapat memahami dengan lebih baik mengenai pembatasan penggunaan plastik sehari-hari.

Mengajari Anak Diet Plastik di Sekolah

Untuk melakukan cara ini perlu adanya kerjasama diantara pihak sekolah, guru, orangtua, dan murid itu sendiri. Sekolah diharapkan dapat memfasilitasi kebiasaan diet plastik melalui program yang bijak lingkungan. Misalnya fasilitas kondisi kantin dan penjual makanan yang tidak lagi menyediakan plastik sekali pakai. Atau kebijakan lain seperti penyediaan air mineral yang diisi melalui dispenser tanpa harus membeli kemasan botol plastik.

Program-program bijak di sekolah ini dapat membantu membiasakan anak untuk membatasi penggunaan plastik disamping edukasi yang diberikan orang tua didalam keluarga.

Jadilah Contoh yang Baik Bagi Anak

Disamping edukasi yang diberikan pada anak baik dirumah maupun di sekolah. Pembiasaan anak melakukan diet sampah plastik akan lebih efektif apabila Anda sebagai orangtua memberikan contoh yang serupa. Mengurangi penggunaan kantong plastik sebenarnya dimulai dari diri sendiri. Anda harus mencoba dan membiasakan untuk membawa kantong belanja sendiri, membawa tumbler untuk minum, atau memilah sampah yang ada dirumah. Setelah berhasil anda terapkan pada diri anda sendiri, barulah anda terapkan pada anak-anak.

Mulailah berprilaku bijak lingkungan dengan hal-hal kecil seperti menerapkan cara-cara diatas untuk mengajarkan anak melestarikan lingkungan melalui diet sampah plastik. Jika Anda mulai menerapkan hal-hal kecil diatas dan begitupula orang tua yang lain. Maka perubahan yang besar akan terjadi. Selamat Mencoba!