CARAWAK : Angkutan Online Di Kuningan Harus Berplat Kuningan | Pinjaman online kuningan info

CARAWAK : Angkutan Online Di Kuningan Harus Berplat Kuningan

KNGInfo.com –¬†Semakin lama jasa transportasi online semakin tumbuh dan berkembang. Tidak hanya dikota-kota besar di indonesia, jasa transportasi online tersebut telah merambah ke kota-kota kecil. Contohnya saja di kabupaten kuningan ini. Seperti dilansir dari laman pikiran-rakyat.com (6/11/17), pemerintah kabupaten kuningan melalui dinas perhubungan mewajibkan motor ataupun mobil yang tergabung ke aplikasi online harus bernomor kendaraan kabupaten kuningan.

Hal tersebut disampaikan oleh kepala dinas perhubungan kabupaten kuningan, Deni Hamdani. Hal tersebut disampaikan ketika ditanya mengenai langkah-langkah apa yang akan diambil terkait semakin maraknya transportasi online di kabupaten kuningan. Dan terbitnya peraturan menteri perhubungan no. 108 tahun 2017 mengenai angkutan berbasis dari tersebut pada tanggal 6 november 2017 kemarin.

” Untuk mobil dan motor yang tergabung ke aplikasi online yang beroperasi di kabupaten kuningan nomor polisinya wajib nomor polisi kabupaten kuningan. Hal tersebut akan memudahkan dirinya dalam mendata dan penerbitan angkutan berbasis daring. Seperti halnya terhadap angkutan jenis konvensional.

Dia menyatakan seiring perkembangan dan penggunaan teknologi di masyarakat yang semakin maju, mau tidak mau kehadiran transportasi online akan sulit untuk dibendung. Namun pengelola aplikasi online dan juga yang ikut aplikasi online harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Baru GRAB yang Beroperasi Di Kabupaten Kuningan

Deni hamdani selaku kepala dinas perhubungan kabupaten kuningan mengatakan bahwa, aplikasi online yang sudah beroperasi di kabupaten kuningan baru satu yakni grab. Dan kehadiran transportasi online tersebut belakangan sudah mulai diketahui dan dijadikan pilihan bepergian oleh masyarakat kuningan. Terutama oleh masyarakat yang tinggal didaerah perkotaan kabupaten kuningan.

Sejumlah masyarakat di kabupaten kuningan sudah mulai menggunakan transportasi online, salah satunya adalah sundari ( 25 ) warga kuningan kota. Menurutnya menggunakan transportasi online lebih mudah dan praktis serta tarifnya juga tidak terlalu mahal. Sedangkan menurut Dwi ( 40 ) yang menggunakan mobilnya sebagai layanan transportasi online mengakui jika warga kuningan yang memesan mobil sifatnya masih terbatas berbeda dengan yang menggunakan ojek online.

Sumber : pikiran-rakyat.com