CARAWAK : Bus Luragung Jatuh Dan Terbalik Di Cirahayu Hingga Penyitaan 4000 Butir Obat Keras Oleh Polres Kuningan

KNGInfo.com – Bus luragung jaya dengan plat nomor E 7791 YA jatuh dan terbalik didaerah desa cirahayu kecamatan luragung kabupaten kuningan. Bus tersebut terjatuh sekitar kamis 26 oktober 2017 jam 23.00 Wib. Hingga jumat kemarin, bus masih berada di jurang dan belum dievakuasi. Hanya ada beberapa mekanik dari PO Luragung Jaya yang mengeluarkan barang yang masih ada di dalam bus tersebut.

Dalam kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban luka serius ataupun korban meninggal dunia. Hanya saja supir bus mengalami sejumlah luka ringan, bus tersebut dikemudikan oleh eman warga desa windujanten kecamatan kadugede kabupaten kuningan. Dikabarkan ia masih menjalani perawatan di rumah sakit untuk memulihkan sejumlah luka yang dialaminya.

Seperti dilansir dari laman pikiran-rakyat.com (28/10/17), bus tersebut mengalami kecelakaan ketika dalam keadaan kosong atau tidak berpenumpang. Bus tersebut baru saja tiba dari jakarta dan sudah menurunkan semua penumpang termasuk kernetnya. Eman bermaksud membawa bus tersebut ke pool bus di luragung untuk dicuci.

Keadaan busnya sendiri rusak berat, setelah terjatuh ke lembah sedalam 6 meter. Bus tersebut rusak parah dibagian atasnya dan bahkan bagian atap pengemudinya melesak hingga nyaris berimpitan dengan jok dan stir mobil. Beruntung supir bus tidak mengalami luka yang serius.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Polres Kuningan Sita 4000 Butir Obat Keras

Barang bukti obat keras yang disita polisi polres kuningan via radarcirebon.com

Tak kurang dari 4000 butir obat keras yang dijual tanpa memiliki izin berhasil disita oleh sat narkoba polres kuningan. Ribuan obat keras tersebut terdiri dari beberapa jenis seperti alprazolam, tramadol, hexymer dan beberapa merk obat keras lainnya.

Selain berhasil menyita ribuan obat keras tersebut, polisi juga berhasil menangkap delapan orang tersangka yang diduga sebagai pengedar obat keras tersebut. Bukan hanya itu, polisi juga menemukan modus baru yang dilakukan oleh para tersangka guna mendapatkan obat keras tersebut.

Kapolres kuningan AKBP Yuldi Yusman SE MSi melalui kasat narkoba AKP Dedih Dipraja menyatakan pihaknya akan terus menggelar razia obat-obatan terlarang. Yang masuk kedalam kategori obat G.

Seperti dilansir dari laman radarcirebon.com (28/10/17), pihaknya mengaku mendapatkan informasi adanya pengiriman paket barang yang berisi obat keras dari tangerang ke kuningan. Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan pemantauan.

Ribuan obat keras ilegal ini didapatkan dari beberapa tersangka dilokasi yang berbeda. Atas kejadian ini, para pelaku dijerat dengan UU Psikotropika No 5 Tahun 1997 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Dan UU Kesehatan No 36 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Sumber : radarcirebon.com