Hasil Final Bupati Cup 2017 : Lebakwangi Juara Setelah Kalahkan Cidahu 2-1 | Pinjaman online kuningan info

Hasil Final Bupati Cup 2017 : Lebakwangi Juara Setelah Kalahkan Cidahu 2-1

KNGInfo.com – Final kejuaraan bupati cup 2017 yang sempat mengalami pengunduran jadwal akhirnya digelar sore ini, Selasa 14 November 2017. Sebelumnya memang gelaran partai final bupati cup yang mempertemukan kecamatan lebakwangi dan cidahu digelar pada hari minggu kemarin. Namun panpel bupati cup mengundurnya demi menjaga stamina dan kondisi para pemain yang akan bermain di babak final.

Akhirnya laga tersebutpun digelar sore ini selasa mulai pukul 15.00 Wib. Stadion masud wisnusaputra kuningan dipenuhi para penonton yang ingin menyaksikan laga final tersebut. Dimana nantinya kecamatan yang akan menjadi juara merupakan juara baru diajang bupati cup. Karena juara bertahan tournament ini yang juara pada tahun 2016 kecamatan kuningan, harus gugur di fase-fase awal kejuaraan bupati cup 2017.

Bermain dihadapan puluhan ribu sopporter yang memadati stadion masud wisnusaputra kuningan, membuat kedua tim bermain dengan penuh semangat. Kedua tim bermain menyerang sejak menit pertama dibunyikan wasit, beberapa kali kedua tim memiliki peluang namun masih belum bisa dikonversikan menjadi sebuah gol.

Namun akhirnya kecamatan lebakwangi sukses menjadi juara diajang bupati cup tahun 2017. Setelah dilaga final mengalahkan kecamatan cidahu dengan skor 2-1. Dengan kemanangan ini, kecamatan lebakwangi menjadi juara baru diajang tournament sepakbola bupati cup. Karena juara bertahan kecamatan kuningan harus gugur difase-fase awal tournament.

Berikut adalah daftar juara Bupati Cup 2017 :

Juara 1 : Kecamatan Lebakwangi

Juara 2 : Kecamatan Cidahu

Juara 3 : Kecamatan Kadugede dan Kecamatan Ciawigebang

Semoga tahun-tahun berikutnya gelaran tournament sepakbola bertajuk bupati cup bisa terus digelar. Agar potensi-potensi anak muda kuningan dikategori sepakbola bisa dipantau dengan baik. Agar suatu saat bisa membela kabupaten kuningan diajang porseni daerah ataupun pesik kuningan diajang persepakbolaan indonesia.