Himbauan Soal Patung Kuda Menuai Protes, Begini Klarifikasi Setda | KNGINFO.com
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Himbauan Soal Patung Kuda Menuai Protes, Begini Klarifikasi Setda

KNGInfo.com – Menyikapi surat himbauan bupati kuningan terkait pengadaan ikon kuningan di setiap instansi pemerintahan ataupun swasta. Termasuk di kantor desa ternyata tidak menunjuk salah satu perajin ataupun perusahaan.

Menurut kabag humas setda kuningan, Wahyu Hidayah menjelaskan imbauan tersebut dalam rangka melestarikan budaya kuningan. Namun tidak hanya dikhususkan untuk satu ikon saja, karena menurutnya ikon kuningan sangatlah banyak.

” Imbauan bupati kuningan itu untuk pelestarian budaya dan tidak diarahkan untuk salah satu ikon saja. Yang namanya imbauan itu bisa dilaksanakan dan bisa saja tidak. Kan disitu disebutkan apabila ada tamu, agar diberikan cenderamata yang berikon atau bercorak khas kuningan. Terus isinya juga disebutkan apabila memungkinkan disetiap kantor diharapkan memasang atau memajang ikon kuningan. Artinya kalau tidak memungkinkan ya tidak usah,” jelasnya.

Menurutnya, imbauan tersebut dikeluarkan dalam rangka pemberdayaan perajin industri kecil menengah (IKM) di kuningan. Karena dari sisi IKM, produk makanan sudah cukup banyak, sehingga untuk fokus ke wisata juga harus mendapatkan dorongan dari pemerintah daerah.

Dengan begitu, menurutnya Pemerintah Daerah kuningan tidak pernah menunjuk salah satu perusahaan ataupun perajin. Termasuk untuk lambang atau ikon kuningan juga tidak harus berbentuk patung kuda.

” Perlu untuk disampaikan juga, di bagian ekonomi ini tidak pernah melampirkan salah satu perajin. (Kalau, red) lampiran tersebut dimasukkan si perajin mungkin. Karena dalam surat imbauan tersebut sangat jelas, lampiran itu kosong. Tata naskah juga sangat berbeda antara surat imbauan atau surat lampiran,” pungkasnya.

Sumber : radarcirebon.com