Kenali Modus Penipuan Berkedok Pinjol

  • 2 min read
  • Jul 15, 2021
Kenali Modus Penipuan Berkedok Pinjol

KNGInfo.com – Belakangan pinjol atau pinjaman online semakin marak digunakan masyarakat Indonesia, terlebih pada masa pandemi saat ini yang mana banyak dari mereka yang merasakan dampaknya khususnya dalam perekonomian. Seiring dengan hal tersebut, modus penipuan berkedok pinjol pun semakin marak dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan tak sedikit memakan korban. Untuk itu, penting untuk kita mengenali modus penipuan berkedok pinjol tersebut.

Untuk membantu kamu dalam mengenali modus penipuan berkedok pinjol, postingan kali ini pun akan membahasnya. Dan berikut ulasan selengkapnya yang perlu untuk kamu simak agar tidak menjadi korban selanjutnya.

Modus Penipuan Berkedok Pinjol

Adapun beberapa modus penipuan berkedok pinjol yang perlu untuk kamu ketahui adalah sebagai berikut ini:

1. Menelepon di Luar Jam Kerja

Dalam menggunakan layanan pinjol, pastikan aplikasi yang kamu gunakan sudah resmi dan terdaftar di OJK. Dan sebagai layanan resmi tentu mereka juga memiliki jam kerja seperti pada umumnya yang biasanya dari hari Senin hingga Sabtu pada pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Jadi, jika ada yang menelepon dan mengatasnamakan aplikasi pinjol pada luar jam kerja, kemungkinan besar itu adalah penipuan.

2. Memainkan Psikologis Nasabah

Selain menelepon di luar jam kerja, oknum yang tidak bertanggungjawab akan melakukan penipuan berkedok pinjol dengan memainkan psikologis korbannya. Biasanya mereka menyakinkan korban dengan mengiming – imingkan kenaikan limit pinjaman ataupun pemberian diskon bunga lalu menggunakan alasan administrasi dalam meminta data korban. Umumnya mereka meminta nomor ATM ataupun kode OTP yang masuk melalui SMS ke ponsel korban dan apabila oknum tersebut berhasil mendapatkannya maka uang korban yang ada dalam ATM tersebut akan hilang.

3. Mengiming – Imingkan Menang Undian Berhadiah

Sering kali korban terjebak saat oknum penipuan mengatakan bahwa korban memenangkan undian berhadiah dan nantinya si oknum tersebut akan meminta nomor ATM dan kode OTP korban. Kode OTP dibutuhkan dalam melakukan penipuan dengan teknik phishing.

Ciri – Ciri Penipuan Berkedok Pinjol

Untuk menghindari penipuan berkedok pinjol, ada baiknya kamu juga mengetahui ciri – cirinya, seperti:

  • Format ketikan yang tidak rapi dan menggunakan bahasa atau huruf yang salah.
  • Nomor atau alamat email pengirim yang mencurigakan, seperti alamat email pribadi dan SMS dengan nomor asing tanpa adanya label perusahaan.
  • Domain yang tidak sesuai, sebab belakangan banyak pelaku penipuan yang semakin canggih dengan menggunakan alamat email yang hampir sama dengan perusahaan. Sehingga kamu perlu memeriksa kembali domain webnya dan apabila menggunakan domain gratis seperti blogspot, xyz dan lainnya, maka sudah bisa kita pastikan bahwa mereka adalah penipu.
  • Meminta korban untuk memberikan informasi ulang dan apabila korban memberikannya niscaya data – data tersebut akan disalahgunakan.
  • Tidak memberikan pilihan, berbeda dengan aplikasi pinjol yang aman dan terpercaya yang mana memberikan banyak pilihan cara untuk mengunggah data.
  • Tidak ada situs resmi, biasanya mereka memiliki situs abal – abal dengan informasi seadanya untuk mengelabuhi korbannya.

Itulah modus penipuan berkedok pinjol yang perlu kamu ketahui. Dengan begitu, pastikan kembali untuk meminjam pada perusahaan yang telah terdaftar dan berizinkan OJK. Semoga postingan ini bisa bermanfaat dan dapat menambah informasi untuk kita semua.

BACA JUGA  Jadwal Libur Pelayanan SIM Polres Kuningan Jawa Barat
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *