Longsor Terjang Dua Kecamatan Di Kuningan | Pinjaman online kuningan info
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Longsor Terjang Dua Kecamatan Di Kuningan

Kuningan, KNGInfo.com –¬†Bencana alam berupa longsor dimusim penghujan seperti sekarang ini terus melanda wilayah kabupaten kuningan. Bahkan longsor tersebut menerjang di dua kecamatan diwaktu bersamaan, yakni pada hari senin tanggal 8 januari 2018 kemarin.

Dimana, berdasarkan data yang diperoleh dari Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan peristiwa longsor pertama terjadi di dusun kutamanggu, desa kutawaringin, kecamatan selajambe pada pukul 15.30 WIB. Sedangkan peristiwa longsoran kedua terjadi di desa / kecamatan cilebak pada pukul 21.00 WIB.

Di desa kutawaringin, longsoran terjadi di dua lokasi yakni di blok rayudan dan juga di blok cikali. Longsor tersebut menyebabkan jalan utama penghubung selajambe – subang tertutup dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua ataupun roda empat. Di blok rayudan panjang longsoran mencapai lebih dari 17 meter dengan lebar 7,5 meter. Serta tinggi tebing yang mencapai 25 meter. Sedangan di blok cikali panjang longsoran mencapai 13 meter dengan lebar 11 meter dan juga tinggi lereng yang mencapai 15 meter.

Longsor tersebut terjadi setelah sebelumnya diguyur hujan selama 2 jam lebih. Yang mengancam satu unit rumah warga milik Suherman ( 65 ) yang terdiri dari empat jiwa. Setelah kejadian tersebut, masyarakat bersama aparat desa dan kecamatan setempat, serta dibantu petugas BPBD, Polri dan TNI serta Satpol PP membersihkan material longsoran. Polisipun mengalihkan arus lalu lintas diwilayah sekitar melalui jalan lain.

” Untuk keluarga pak suherman, saat ini mereka masih bertahan dirumah mereka. Tapi jika hujan turun, kami sudah sarankan agar mereka mau mengungsi ke rumah saudara mereka,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Agus Mauludin dilansir dari republika.co.id pada hari selasa kemarin.

Sementara itu, untuk longsor di desa / kecamatan cilebak. Terjadi di enam titik yang tersebar di tiga dusun di desa tersebut. Yakni di dusun pahing, dusun puhun dan juga dusun kaliwon. Longsor terjadi setelah hujan deras yang mengguyur desa / kecamatan cilebak selama kurang lebih hampir 7 jam lamanya.

Longsor yang berasal dari tebing tersebut memutus enam akses jalan. Yakni jalan penghubung subang cilebak, jalan penghubung cilebak ciwaru, jalan penghubung cilebak legokherang, dusun pahing rt 06 rw 02, dusun kaliwon desa cilebak dan juga jalan penghubung antara desa cilebak dan desa jalatrang.

” Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” Kata Agus.

Kondisi cuaca yang dilanda hujan dan gelap karena malam hari membuat upaya penanganan longsor tersebut baru dilakukan pada esok harinya. Yakni pada hari selasa 9 januari 2018.

Sumber : republika.co.id