Mari Jadikan Keselamatan Sebagai Budaya Bertransportasi

KNGInfo.com – Pada Hari Minggu (21/10/2018) yang lalu, admin berkesempatan untuk mengikuti talkshow bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dengan tema yang diambil ialah “Keselamatan Sebagai Budaya Bertransportasi”. Acara tersebut berlangsung di bale dome sabilulungan, yang berada diwilayah Kabupaten Bandung.

Dalam acara tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan kepada para pengemudi kendaraan bermotor untuk tidak melanggar batas kecepatan yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang. Karena menurut beliau, dengan mengurangi kecepatan saat berkendara, dapat menekan angka kecelakaan lalulintas. Dimana dengan mengurangi kecepatan sebesar 5% akan mengurangi 30% fatalnya kecelakaan tersebut.

Bahkan berdasarkan data, kecelakaan menjadi faktor penyebab kematian nomor 2 terbesar didunia. Dimana pada tahun 2017 yang lalu, korban meninggal dunia akibat kecelakaan mencapai lebih dari 30.000 jiwa atau 3-4 orang meninggal akibat kecelakaan setiap jamnya.

Oleh karenanya beliau menghimbau untuk pengendara kendaraan bermotor agar mengurangi kecepatan saat berkendara. Dikatakannya jika sepeda motor merupakan penyumbang angka kecelakaan terbesar dengan rasio lebih dari 70%. Dan yang paling mengkhawatirkannya ialah mayoritas korban berada diusia produktif dan potensial antara 20 sampai dengan 29 tahun.

Sedangkan berdasarkan Indonesia Road Management System (IRMS), sepanjang tahun 2017 yang lalu telah terjadi 103.287 kecelakaan lalulintas. Dengan korban meninggal dunia sebanyak 30.569 jiwa dan 14.409 korban luka berat serta 119.944 jiwa korban mengalami luka ringan di Indonesia.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? Karena minimnya kesadaran dari para pengendara kendaraan bermotor dan juga kontrol orangtua terhadap anaknya. Mengenai pentingnya keselamatan saat bertransportasi. Bisa dibayangkan, saat ini saja hampir setiap hari ada berita perihal kecelakaan. Terutama kecelakaan sepeda motor yang mengendarainya anak yang belum cukup umur bahkan berboncengan lebih dari 2 orang.

Padahal ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita akan mengendarai sepeda motor, diantaranya :

  • Selalu menggunakan helm SNI.
  • Tidak berboncengan lebih dari dua.
  • Tidak menggunakan handphone saat mengemudi.
  • Gunakan selalu sabuk keselamatan.

Karena bagaimanapun, keselamatan adalah tanggung jawab kita semua. Kementrian Perhubungan (Kemenhub) selain berupaya untuk meningkatkan kesadaran berlalulintas melalui sosialisasi kepada semua pihak. Juga terus mengembangkan sistem angkutan umum yang lebih baik agar menjadi pilihan masyarakat dalam melakukan perjalanan.

Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjadikan keselamatan sebagai budaya bertransportasi. Kita edukasi anak-anak kita yang masih dibawah umur dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar tidak mengendarai kendaraan bermotor. Dan ingat #KurangiKecepatan agar kita bisa terhindar dari kecelakaan fatal saat berkendara.

Foto : Kang Ade Truna