Membangun Indonesia, Mensejahterakan Jawa Barat | Pinjaman online kuningan info

Membangun Indonesia, Mensejahterakan Jawa Barat

Knginfo.com – Di era Pemerintahan Presiden Joko Wiodo dan juga Wapres Jusuf Kalla, pembangunan Indonesia memang dilakukan secara masif. Hal tersebut dilakukan demi tercapainya pemerataan kesejahteraan dan kemajuan diseluruh wilayah Indonesia. Termasuk pemerataan kesejahteraan dan juga kemajuan diwilayah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berbagai potensi yang ada dikembangkan dan berbagai persoalan dicarikan solusinya. Baik langsung oleh Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah setempat. Pembangunan Indonesia dalam konteks strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di jawa barat.

Didalam forum yang diprakarsai oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi. Melalui Forum Merdeka Barat 9 yang dilangsungkan pada Hari Kamis 29 November 2018. Bertempat di Ballroom Kapoelaga Hotel de Faviljoen Bandung, akan mengupas tuntas terkait bagaimana peran serta pemerintah dan stakeholder lainnya. Guna Indeks Pembangunan di Indonesia tercapai, serta bisa mensejahterakan Jawa Barat.

Foto Via FMB9 : Narasumber Forum Merdeka Barat 9

Karena memang dalam hal ini, akan dikupas strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada diwilayah Provinsi Jawa Barat. Dalam forum kali ini, turut hadir beberapa narasumber yang sudah ahli didalam bidangnya. Yakni :

  1. Direktur Jenderal Informasi Komunikasi Publik Kementrian Komunikasi Informatika : Ibu Rosarita Niken Widiastuti.
  2. Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Provinsi Jawa Barat : Bapak Agus Hanafi.
  3. Pengamat Sosial : Refa Riana.

Lalu Bagaimana Peran Pemerintah dalam upaya membangun Indonesia dan Mensejahterakan Jawa Barat ?

Foto via FMB9 : Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Ibu Rosarita Niken Widiastuti

Menurut Ibu Rosarita Niken Widiastuti selaku Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementrian Komunikasi dan Informatika. Beliau mengatakan jika dalam upaya membangun didalam bidang ekonomi digital, harus dilakukan secara masif dan berkesinambungan. Serta melakukan kerjasama dan pendanaan kepada semua pihak agar cita-cita Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan Ekonomi Digital terbaik di Asia Tenggara Bisa Tercapai.

BACA JUGA  Ini Dia No Urut Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Kuningan Tahun 2018

Saat ini saja, pengguna internet di Indonesia mencapai kurang lebih 56% yakni sekitar 143 juta orang. Dan jika dilihat secara lebih mendetail, dari angka tersebut didapatkan jika rata-rata pemakainnya adalah anak-anak milenial. Dengan durasi pemakaiannya yang semakin meningkat setiap harinya.

Perilaku masyarakat dalam penggunaan digitalisasi, masih banyak digunakan untuk chating ataupun browsing. Sedangkan untuk bertransaksi hanya sekitar 15% saja. Dengan Digitalisasi Ibu Niken yakin akan mampu mengubah dunia. Saat ini ada 50 korporasi yang dapat mengubah dunia dan salah satunya ada yang berasal dari Indonesia yakni Go-Jek yang bertengger di peringkat ke 17.

Kita sendiri tentu bisa membandingkan sebelum dan sesudah adanya aplikasi Go-Jek. Dengan adanya aplikasi tersebut dapat membantu perekonomian karena membuka lowongan pekerjaan. Yang menyerap sampai ribuan orang baik sebagai pengemudi mobil ataupun motor. Selain itu, dampaknya juga sangat terasa dengan semakin mudahnya bepergian dan hal lainnya dengan adanya Go-Jek.

Bahkan berdasarkan survei, pada tahun 2030 nanti Indonesia akan menjadi negara maju ke 5 didunia. Tentu ini merupakan bukti jika kemajuan Indonesia sudah terlihat.

Selain itu, banyak capaian-capaian lain yang terlaksana didalam pemerintahan ini. Mulai dari menguatnya kurs mata uang Rupiah terhadap Dollar AS dan capaian lainnya. Bahkan Indonesia diprediksi akan menjadi negara yang sangat kuat. Dibidang Ekonomi Digital dikawasan Asia Tenggara. Salah satu tandanya ialah sudah ada 4 unicorn yang mencapai pendapatan lebih dari USD 1 Milliar.

Dilain sisi, Sebagai Leading Sector Digitalisasi. Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sebagai regulator, fasilitator dan agregator tidak hanya berdiam diri, tapi banyak melakukan hal-hal terobosan agar cita-cita indonesia tercapai.

Digitalisasi akan sukses jika semua pihak ikut berperan didalamnya, termasuk dengan adanya smartcity. Yang merupakan wujud nyata dari digitalisasi yang mampu membantu berbagai kegiatan masyarakat. Dan juga memberikan akses informasi yang mudah serta akurat.

BACA JUGA  Rasakan Sensasi Dan Kenikmatan Madinah Cake, Persembahan Dari Angel Lelga

Dan Bandung merupakan kota yang sukses dengan adanya smartcity. Konsep ini tidak hanya menyiapkan sarana dan prasarananya saja, akan tetapi ikut merubah mindset masyarakat. Sekaligus mendorong pertumbuhan masyarakat luas.

Peran Pemerintah dalam DIigitalisasi Ekonomi ini, ada beberapa program. Diantaranya dengan mendorong terciptanya 1.000 startup, bahkan tidak hanya mendorong tapi terus melakukan pelatihan-pelatihan. Membuka program 1.000 startup dan yang mendaftar lebih dari 40.000 orang.

Selain hal tersebut, Kemkominfo juga mendorong dan melakukan pendampingan terhadap para pelaku UMKM. Targetnya ada lebih dari 8 juta UMKM ikut dalam ekonomi digital dan ikut masuk kedalam platform unicorn. Saat ini baru 82% pelaku umkm yang masuk kedalam unicorn atau sekitar 6,4 juta.

Tidak hanya itu, Bahkan Kemkominfo membantu para pelaku startup dalam hal pendanaan, pengurusan pajak dan masalah lainnya yang mungkin dihadapi. Serta mempertemukan para pelaku UMKM ataupun pelaku Startup dengan para calon investor.

Foto vis FMB9 : Kadis Pemberdayaan Desa Provinsi Jawa Barat Bapak Agus Hanafi

Sedangkan menurut Bapak Agus Hanafi selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Provinsi Jawa Barat. Optimalisasi terhadap pemanfaatan dana desa untuk mewujudkan desa-desa yang mandiri. Perlu adanya development networking concep. Dimana nantinya kolaborasi antar desa yang berjalan dengan baik, akan mendorong upaya pemerintah provinsi jawa barat.

Dalam hal program one product one village ataupun one village one company. Jelas pengadaan satu produk disatu desa ataupun satu usaha di satu desa butuh kolaborasi yang berkesinambungan dari berbagai pihak. Selain hal tersebut, menurutnya maindset dalam era ekonomi digital ini juga harus diubah. Karena mau tidak mau justru mindset tersebut akan berpengaruh kedalam banyak hal.

BACA JUGA  Persib Merchandise Store Yang Mempermudah Bobotoh Dalam Memakai Produk Asli Dari Persib

Provinsi Jawa Barat sendiri memiliki jumlah desa yang cukup banyak yakni sekitar 5962 desa. Tentu upaya pembangunannya tidak langsung spot by spot atau mendatangi satu persatu. Karena hal tersebut akan memakan banyak waktu. Dalam pembangunan desa di jawa barat ini dibutuhkan tiga komponen, yakni peran pemerintah, peran desa itu sendiri dan tentunya perusahaan.

Foto via FMB9 : Pengamat Sosial Bapak Refa Reina

Sementara itu, Menurut Pengamat Sosial yakni Bapak Refa Reina. Menurutnya UMKM yang melek digital harus menjadi keniscayaan. Hal tersebut seiring dengan perkembangan atau trend berbelanja online yang kian marak diberbagai belahan dunia.

Urgensi UMKM melek digital, menurut Reifa seiring dengan target 2018 go online yakni sebanyak 8 juta. Ia berharap pemerintah mampu mencapai target yang dicanangkan, meskipun saat ini baru terealisasi sebesar 6,9 juta saja. UMKM yang sukses penting disiarkan, agar cerita sukses mereka dapat menginspirasi yang lain. Apalagi pembiayaan yang diberikan Pemprov Jabar sudah cukup besar.