Menpan RB : ASN Harus Netral Dan Tak Terkontaminasi Di Pilkada

KNGInfo.com – Menjelang pilkada serentak pada bulan juni tahun 2018 ini, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Kembali mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara ( ASN ) tetap netral menjelang pilkada. Tentu hal tersebut juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang ada di wilayah kabupaten kuningan. Menjelang pemilihan bupati dan wakil bupati serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2018, agar tetap netral.

Asman tidak membenarkan apabila ada ASN yang cenderung berpihak ke salah satu calon pimpinan daerah. ” Ya kita sudah sosialisasikan bahwa ASN itu harus netral tidak boleh terkontaminasi dengan calon siapapun,” ujar asman seperti dikutip dari laman pilkada.liputan6.com ( 27/01/18 ).

Asman menjelaskan bahwa ASN harus menjalankan fungsinya sebagai penyelenggara negara secara netral. Dia melarang keterlibatan ASN menjadi tim sukses baik didepan maupun dibelakang layar para calon yang akan bertarung didalam pilkada. Dia menyebutkan bahwa akan ada sanksi yang menanti bila ASN tersebut terbukti menjadi tim sukses salah satu calon.

” Bagi ASN yang terlibat, langsung berdasarkan laporan KPU nanti kita usulkan langsung dipecat,” Kata Asman.

Ancaman Pecat

Proses pemberian sanksi tersebut akan dilakukan langsung oleh Panwaslu.

” Jadi panwaslu akan menetapkan apakah seseorang itu melanggar atau tidak. Kemudian diajukan ada prosesnya nanti sesuai dengan undang-undang ASN,” Imbuh Asman.

Kemudian mekanisme selanjutnya adalah akan dilaksanakan dalam rapat Badan Kepegawaian. ASN yang terbukti tidak netral akan dijatuhi dua kemungkinan sanksi yaitu sanksi dipecat atau sanksi akan diturunkan pangkatnya. Tentu hal ini harus menjadi perhatian setiap ASN yang ada diberbagai daerah, terutama daerah kabupaten kuningan.