Obyek Wisata Curug Bangkong Yang Semakin Indah

KNGInfo.com – Obyek Wisata Curug Bangkong merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan. Saat ini, pengelolaan curug bangkong dipegang langsung oleh Bumdes Kertawirama. Dimana dengan dikelolanya dengan baik, potensi wisata curug bangkong semakin terlihat nyata dan indah.

Pasalnya, dulu sebelum Obyek Wisata Curug Bangkong ini dikelola dengan baik. Potensi wisatanya kurang begitu terlihat, baik dari segi infrastrukturnya, fasilitas yang disediakan dan hal lainnya. Yang mungkin saja membuat wisatawan menjadi enggan untuk berkunjung ke obyek wisata yang terletak di Desa Kertawirama ini. Berbeda halnya dengan kondisi saat ini.

Dimana infrastruktur, fasilitas dan hal lainnya yang semakin dikelola dengan baik oleh Bumdes. Sehingga membuat wisatawan semakin nyaman dan betah berlama-lama di Obyek Wisata Curug Bangkong.

Cerita Mitos Perihal Nama Curug Bangkong

Nama bangkong sendiri ternyata memiliki arti. Menurut masyarakat setempat, air terjun yang memiliki ketinggian 23 meter dengan lebar sekitar 3 meter ini. Didiami oleh katak yang berukuran besar dimana katak tersebut merupakan jelmaan Abah Wiria yang merupakan seorang petapa asal daerah Ciamis.

Cerita tersebut bermula ketika Abah Wiria datang ke wilayah Kuningan untuk melakukan tarikat. Dan ternyata Abah Wiria merasa terpanggil untuk melakukan pertapaan disebuah air terjun yang ditemuinya. Tidak hanya melaksanakan tarikat dan pertapaan saja, Abah Wiria pun bergaul dengan masyarakat sekitar dan mengajarkan cara untuk membuat Gula Merah.

Karena hal tersebut, masyarakat akhirnya memanggil Abah Wiria sebagai tanda penghormatan atas jasanya kepada masyarakat sekitar. Hari demi Hari bahkan Tahunan, Abah Wiria melakukan aktivitas dengan masyarakat sekitar. Sampai pada waktunya, Abah Wiria kembali merasa terpanggil untuk melakukan pertapaan didalam gua yang berada dibalik air terjun tersebut.

Namun, Abah Wiria tak kunjung kembali dari pertapaannya yang membuat masyarakat setempat merasa kehilangan sosoknya. Hilangnya Abah Wiria ternyata berbarengan dengan bunyi kodok (bangkong) yang selalu terdengan disekeliling curug. Dugaan muncul jika Abah Wiria telah menyempurnakan ilmunya dan berubah wujud menjadi seekor kodok (bangkong).

Yang mengherankan, bunyi kodok yang terdengar akan hilang jika kita dekati. Oleh sebab itu, masyarakat sekitar akhirnya menamai air terjun tersebut dengan nama air terjung bangkong. Atau lebih akrab dengan nama Curug Bangkong dikalangan masyarakat Kabupaten Kuningan dan Sekitarnya.

Kondisi Curug Bangkong Saat Ini Yang Semakin Indah

Suasana Obyek Wisata Curug Bangkong

Gambar 1. Obyek Wisata Curug Bangkong

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Obyek Wisata Curug Bangkong memang mengalami banyak sekali perubahan. Setelah dikelola oleh Bumdes, banyak sekali perubahan yang terjadi dari wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Kuningan ini. Dimulai dari fasilitas jalan yang kini semakin baik, sehingga wisatawan tidak takut lagi tergelincir ketika akan ke curug bangkong.

Selain fasilitas jalan yang semakin baik, fasilitas pendukung lainnya pun kini dihadirkan di kawasan Obyek Wisata Curug Bangkong. Darimulai joglo atau tempat istirahat yang bisa baraya pakai untuk makan atau minum bersama keluarga. Tempat foto yang instagramable untuk posting ataupun update di media sosial. Dan tentu saja penataan wilayah sekitar kawasan obyek wisata yang semakin rapih dan menakjubkan dari tempat wisata yang ada di Desa Kertawirama Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan ini.

Bahkan, aliran sungai yang ada dikawasan curug bangkong ini bisa digunakan untuk arung jeram. Karena airnya yang cukup deras, banyak wisatawan yang mencoba arung jeram dengan menggunakan ban dalam. Didepan pintu masuk obyek wisata, kini sudah tersedia loket masuk untuk baraya membeli tiket masuk ke Obyek Wisata Curug Bangkong.

Aliran Sungai di Curug Bangkong

Gambar 3. Aliran Sungai Disekitar Obyek Wisata Curug Bangkong

Sebelum benar-benar bisa menikmati keindahan dan pemandangan yang ada di sekitar Obyek Wisata Curug Bangkong. Baraya akan berjalan kaki terlebih dahulu atau mungkin naik motor ke lokasi dari tempat pembelian karcis tiket masuk. Meskipun memang lebih enaknya berjalan kaki sambil berolahraga dan menikmati pemandangan disekitar curug bangkong.

Rute Perjalanan

Untuk rute perjalanannya sendiri cukup mudah dan menurut admin gampang banget. Untuk itu admin akan buat dua rute perjalanan menuju Obyek Wisata Curug Bangkong.

  1. Untuk baraya yang berasal dari kuningan kota dan sekitarnya, bisa menyusuri jalan veteran sampai dengan jalan kadugede. Setelah melewati terminal kadugede, baraya akan belok kanan ke arah kantor kecamatan Nusaherang. Setelah itu baraya jalan terus menuju Desa Cikadu, setelah menemui pertigaan, belok kiri untuk menuju Obyek Wisata Curug Bangkong.
  2. Sedangkan untuk baraya yang berasal dari wilayah darma dan sekitarnya, bisa langsung menuju Curug Bangkong dengan masuk ke Desa Kertawirama yang berada di kiri jalan arah dari Darma ataupun Cikijing.

Bagaimana baraya ? Cukup mudah dijangkau bukan obyek wisata curug bangkong ini ?

Harga Tiket Masuk : Rp. 5.000,-

Alamat :

Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan.