Oleh-Oleh Khas Kuningan Yang Selalu Dicari Wisatawan | KNGINFO.com
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Oleh-Oleh Khas Kuningan Yang Selalu Dicari Wisatawan

KNGInfo.com –¬†Berwisata rasanya tidak lengkap apabila kita tidak membeli makanan khas dari daerah yang kita kunjungi. Begitupun dikota kuningan, setiap liburan panjang ataupun libur lebaran banyak sekali warga luar kuningan yang berkunjung ke kuningan. Baik itu bertemu sanak sodara ataupun keperluan lainnya. Mereka tentu selalu membawa oleh-oleh atau buah tangan khas dari kota kuningan.

Lalu apa sajakah oleh-oleh yang selalu dicari wisatawan ketika berkunjung ke kuningan ? Berikut adalah beberapa oleh-oleh yang sering dicari wisatawan :

1. Tahu Lamping

Tahu lamping merupakan tahu khas dari kota kuningan. Tahu kuningan berbeda dengan tahu dari daerah lain, karena tahu kuningan ini isinya lebih berisi dan memiliki rasa yang gurih. Salah satu tahu yang selalu diburu dan antri untuk membelinya adalah tahu kopeci. Saat ini tahu kopeci juga membuat kedai tahu yang bisa digunakan para pengunjung yang ingin menikmati panganan dari tahu ataupun kedelai di kedai tahu kopeci tersebut.

2. Jeruk Nipis Peras ( Jeniper )

Jeniper atau jeruk nipis peras ini adalah minuman khas dari kota kuningan berasal dari desa ciawigebang. Minuman ini sebenarnya sudah lama berdiri sekitar tahun 2000an. Minuman ini berbahan dasar jeruk nipis yang banyak mengandung manfaat, mungkin hal ini yang membuat wisatawan banyak mencarinya untuk dijadikan oleh-oleh.

Jeniper ini tersedia yang siap minum dan juga yang berbentuk sirup.

3. Peyeum Ketan

Dari namanya saja mungkin sudah ketauan bahwa peyeum ini terbuat dari beras ketan. Yang berbeda dari peyeum khas kota kuningan ini adalah cara membungkusnya atau tempatnya. Karena peyeum dikuningan menggunakan ember sebagai wadahnya yang sampai saat ini menjadi ciri khas. Untuk mendapatkannya, anda tidak perlu repot karena tersedia ditoko oleh-oleh sepanjang jalan cijoho sampai ke daerah cirebon.

4. Papais

Papais merupakan makanan khas kota kuningan yang terbuat dari beras ketan. Papais dengan bahan dasar dari beras ketan memiliki beberapa varian atau isinya, ada yang isinya gula aren, parutan kelapa. Dan ada juga papais yang berisi enten kacang hijau yang berbentuk kerucut dan disebut papais monyong.

Saya sendiri lebih menyukai papais enten ataupun terkadang ada papais yang isinya adalah pisang dan berwarna putih.