Pedagang Ketupat Keluhkan Kenaikan Harga Beras Yang Signifikan

KNGInfo.com – Beras merupakan salah satu bahan pangan yang tentunya sangat penting sekali bagi keberlangsungan hidup kita. Tapi akhir-akhir ini justru harga beras semakin tidak terkontrol, sehingga membuat para pengusaha ketupat mengeluhkan tingginya harga beras tersebut. Salah satu contohnya dialami oleh para pengusaha ketupat di desa karangmangu. Demi menghindari kerugian yang lebih besar, mereka mengurangi ukuran dan juga pasokan ke setiap pasar di wilayah kuningan.

Padahal dulunya harga beras medium hanya Rp. 9.000- namun kini harga beras medium dijual sekitar Rp. 13.000,-. Pengusaha ketupat tersebut biasanya memproduksi hampir satu kwintal beras kini hanya memproduksi sekitar 50 kg beras saja.

Mereka mengakali tingginya harga beras dengan mengurangi ukuran ketupat, akan tetapi dikeluhkan pembeli. Sehingga omsetnya pun menjadi berkurang lebih dari 50%. Kini mereka berharap agar harga beras bisa normal kembali, agar mereka bisa berjualan dan memproduksi ketupat seperti hari-hari biasanya.

Disinyalir naiknya harga beras akhir-akhir ini dikarenakan banyaknya petani yang gagal panen. Diakibatkan dari kondisi cuaca yang memang sedang tidak bersahabat. Kedepannya semoga saja harga beras dipasaran khususnya diwilayah kabupaten kuningan ini dapat kembali normal. Agar roda perekonomian terutama para pengusaha yang mengandalkan beras sebagai bahan pokok utamanya bisa terus berjalan.