Peringatan HUT PWI dan HPN, Dijadikan Ajang Diskusi Kehidupan

KNGInfo.com – Peringatan Hari Ulang Tahun ( HUT ) Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI ) Ke-72 tahun yang bersamaan dengan Hari Pers Nasional ( HPN ) tahun 2018 dijadikan sebagai ajang diskusi kehidupan. Agar sepak terjang seorang wartawan, bisa memberikan manfaat dan kebaikan baik bagi dirinya sendiri ataupun bagi masyarakat luas.

Pada disukusi yang diselenggarakan di Hutan Kota Bungkirit Kecamatan Cigugur, berawal dari keinginan Ketua PWI Kabupaten Kuningan Iyan Irwandi, S.IP., yang menginginkan setelah dilakukan ziarah ke kuburan wartawan senior di Makam Gede Cipicung ditindaklanjuti dengan tausiyah kehidupan.

” Sengaja setiap momen HUT PWI dan HPN, kami selalu mengawali dengan kegiatan ziarah ke kuburan wartawan senior yang telah meninggal lebih dulu. Hal itu sebagai cerminan, bahwa kitapun akan menyusul. Hanya tinggal menunggu antrian saja sehingga bagaimana caranya, supaya bisa berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat umum.

Setelah ziarah, ditindaklanjuti dengan diskusi kehidupan guna saling mengisi dan mengingatkan akan hal-hal penting yang kurang disadari. Yakni dengan menceritakan pengalaman religius atau memberikan nasihat-nasihat sebagai pengingat bagi semuanya, ” ujar Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Iyan Irwandi, S.IP., kemarin.

Lebih lanjut dibeberkan lulusan terbaik Sekolah Jurnalisme Indonesia ( SJI ) II Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2016 ini, ada beberapa petuah yang terungkap dalam diskusi santai di alam terbuka tersebut. Diantaranya tentang jurnalisme haram melalui cerita anjing dan kambing yang disampaikan Drs. H. Toto Santosa.

Lalu, manfaat bersodakoh dan perjalanan kehidupan setelah kematian oleh owner media online wow, Diding, S.H., cerita perjuangan hidup yang bisa ditiru dari seekor nyamuk dan cicak oleh wartawan Harian Umum Pikiran Rakyat, Nuryaman Noer, pencerahan tentang besarnya pahala sebuah ibadah bagi yang menyampaikan, mendengarkan dan melaksanakan oleh Wartawan Harian Umum Kabar Kuningan/Kabar Cirebon, Eman Sulaeman ( Emsul ) serta pentingnya berbuat baik sebagai bekal diakherat oleh Pimpinan Redaksi Tabloid Identitas Bangsa, H. Wawan Hermawan, Jr.

” Meskipun tidak dibuat secara formal, tetapi diskusinya sangat dinamis sehingga terjadi tanya-jawab antar wartawan yang disertai humor ringan yang mengundang gelak dan tawa. Agar tidak tegang dan tetap dalam suasana kebersamaan,” ungkapnya sambil menekankan pentingnya menjaga kekompakan.

Disinggung program PWI Kabupaten Kuningan tahun 2018, Iyan Irwandi menerangkan, khusus tahun sekarang ini akan ada dua program unggulan. Yang akan diluncurkan tetapi masih dalam tahap pembahasan agar pelaksanaannya nanti, bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan.