Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan 27 Contoh dan TIPS Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawabannya |Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja | Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara Kerja | Cara Melamar Kerja agar Lulus Wawancara Kerja bagi swasta}

Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan

Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan – Setiap instansi pastinya menginginkan pegawai yang terampil untuk bekerja di instansi. Ternyata untuk mengukur tingkat ahli calon karyawan, perusahaan akan menggantungkan pada wawancara. interview kerja merupakan suatu jenis tahapan dalam pemilah pegawai kerja yang menyertakan percakapan antara pelamar dengan pihak perwakilan perusahaan.  Pertanyaan pada wawancara kerja merupakan perihal yang bersifat pasti dalam setiap langkah ketika melamar pekerjaan. Mari simak Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan semoga bermakna bagi anda.

sekarang ini  interview kerja menjadi yang menyeramkan dan terdengar mengerikan bagi calon pekerja. Untuk menyingkirkankecemasan kalian, yuk kita simak apa saja persoalan yang ditanyakan dalam wawancara kerja  lengkap dengan tips bagaimana untuk menjawab pertanyaan dengan baik dan menawan.

Deskripsikan mengenai diri Anda

Bagi anda mungkin ini adalah pertanyaan yang mudah bukan? Namun, anda salah, karena Pertanyaan seperti ini adalah tipe pertanyaan yang menjebak. Sebaiknya pencari kerja harus menawarkan sesuai dengan posisi pekerjaan yang akan ditempati. Dengan menyampaikan kemampuan serta keunggulan apa yang anda miliki dan tanpa menyampaikan kelemahan anda yang sekiranya tidak perlu, agar bisa merebut atensi pimpinan. Contoh jawaban yang bisa anda jawab : “Nama saya Faisal Setiawan. Saya alumni Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia. Saya menyenangi komputer sejak sekolah dasar. Dengan kuliah di bidang Ilmu Komputer, saya menambah pengetahuan saya tentang komputer. Selain itu, saya belajar di jurusan tersebut dengan asik karena temanya sesuai dengan kesenangan saya. ketika kuliah saya mengikuti pelatihan bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga mengikuti  pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilakukan oleh perkumpulan mahasiswa universitas saya. Saya juga mampu mengoperasikan komputer dengan berbagai program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access. Kelebihan saya adalah jujur, cepat belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan saya adalah pelupa. Namun, saya berusaha menghadapi kekurangan ini dengan mencatat hal-hal penting terkait pekerjaan di buku saku saya.”

Di poin ini, anda di beri kesempatan  untuk mendeskripsikan secara rinci mengenai diri anda, oleh karena itu manfaatkan waktu untuk menceritakan kepribadian anda.

Mengapa anda memilih perusahaan kami?

Pertanyaan interview yang satu ini akan menentukan seputar keseriusan anda dalam melamar pekerjaan. Berikan argumen yang kuat dalam menjawab permasalahan ini. Contoh jawaban : “Saya memilih perusahaan ini karena sesuai dengan latar belakanb pendidikan saya serta sesuai dengan keahlian yang saya miliki. Kemudian saya merasa nyaman dengan lokasi dan kondisi perusahan PT Maju Mundur ini. Selain itu, saya juga melihat profil bagus dari perusahan ini, oleh sebab itu saya sangat berkeinginan untuk dapat menjadi bagian dari PT Maju Mundur”

Prestasi apa yang sudah didapat dalam karier?

Cukup wajar jika setiap perusahaan menginginkan calon pegawai yang terbaik. Oleh karena itu perusahaan biasanya ingin mengetahui pencapaian di masa-masa sebelumnya. Sehingga perusahaan dapat mengukur tingkat keberhasilan jika misalnya perusahaan memutuskan untuk menerima Anda.

Untuk menjawab pertanyaan ini, deskripsikan dengan baik setiap pekerjaan yang telah diselesaikan di perusahaan sebelumnya. Berikan contoh kesuksesan yang sudah dicapai sebelumnya. Buktikan bahwa Anda layak untuk diterima di perusahaan idaman .

Jelaskan rancangan anda ke depan!

Maksud dari pertanyaan ini yaitu untuk memahami  berapa lama ingin bergabung dengan  “perusahaan yang dilamar perusahaan yang dilamar. Jangan sampai ternyata perusahaan salah merekrut seorang “kutu loncat” atau yang senang berpindah-pindah perusahaan.

Untuk menjawab persoalan ini, uraikan untuk tujuan jangka lama. Pastikan jika Anda mengairkan perusahaan yang dilamar sebagai salah satu dari rencana. Jawablah dengan bijak dan pikirkan dengan matang. Jangan sampai merespom apa adanya.

Apa yang anda tahu mengenai posisi yang saat ini anda lamar?

Jika sudah dalam pertanyaan wawancara semacam ini, saatnya anda meyebutkan deskripsi pekerjaan mengenai posisi pekerjaan. Kemudian uraikan kesinambungan antara skill anda dengan job desk. Contoh jawaban : Saat ini saya sedang mengajukan sebagai System Integrator, dimana pekerjaanya meliputi membuat perangkat lunak / hardware yang di butuhkan, merancang rancangan User Interface dengan designer, serta mengetes perangkat. Saya rasa pekerjaan tersebut sesuai dengan skill serta background pendidikan saya sebagai mahasiswa Ilmu Komputer.

Apa yang bisa kamu untuk kedudukan tersebut?

Dalam menjawab pertanyaan seperti ini , saatnya anda menyampaikan mengenai pengetahuan anda dalam pekerjaan tersebut. Cara menjawab persoalan harus jelas dan santai agar pimpinan {yakin|man dalam mempekerjakan anda. Contoh jawabannya : Sebelumnya, saya berpengalaman sebagai programmer freelance selama 2 tahun dengan pekerjaan yang hampir sama dengan kedudukan yang saya ajukan. Dengan demikian, saya yakin dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat karena ilmu serta pengalaman yang saya miliki. Kemudian, saya bisa membuat sesuatu yang baru untuk memajukan perusahaan ini, seperti menciptakan software/hardware baru.

sangat berpengalaman!

Jangan terkecoh oleh pertanyaan ini. Umumnya pertanyaan ini diajukan untuk mengetes karakter Anda. Karena bisa jadi Anda tertipu dan merespon dengan besar kepala.

Oleh karena itu, pastikan merespon dengan bijaksana. Tetap rendah hati dan utarakan terima kasih atas pujian tersebut. Jangan sampai sifat asli  seperti sombong dan cepat puas tampak dengan jelas. Biasanya perusahaan enggan menerima pegawai yang sombong. Karena karakter tersebut dapat menyulitkan untuk kerja tim dengan pegawai-pegawai yang lainnya.

Mengapa Berhenti?

Ini merupakan salah satu pertanyaan penting. Karena dari jawaban perusahaan bisa menilai karakter dan {orientasi|tujuan] Anda. Karena umumnya dorongan seseorang berhenti bekerja sangat erat dengan kepribadian dan orientasinya.

Oleh sebab itu hindari menyebutkan problem pribadi sebagai alasan. Pastikan alasan karena sesuatu hal yang professional. Pastikan juga bukan disebabkan masalah. berpusatlah pada respon bahwa ingin mencari posisi yang lebih baik untuk maju sesuai keinginan dan bakat.

Apa pendapat tentang lembur?

Ini adalah persoalan untuk mengetahui komitmen. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan sudah cukup sesuai. Tidak berlebihan namun juga tidak kurang.

Tentunya banyak yang tak senang bekerja lewat waktu. Namun nyatakan komitmen untuk menyelesaikan tugas sebesar mungkin. Jika harus bekerja lewat waktu pastikan bahwa waktu tambahan tersebut masih dalam batas penghormatan. jadi jangan sampai jawaban yang diberikan terkesan basa-basi.

Apa arti pekerjaan bagi Anda?

Dalam menjawab pertanyaan ini, anda dapat menjawab dengan jelas. contohnya, “Saya menganggap pekerjaan bukan semata mencari duit, maupun kedudukan. Tapi bagaimana saya dapat berkarya dan berkontribusi yang terbaik dimanapun saya bekerja.”

kegemaran apa yang anda sukai saat ini

Jangan salah, persoalan ini bukan sekadar pertanyaan acak untuk mencairkan keadaan. Pertanyaan ini timbul untuk menilai apakah secara karakter Anda dinilai cocok atau tidak dengan budaya dikantor ini. Jawab dengan sungguh-sungguh, menyeluruh dan disertai dengan alasan yang masuk akal. Contoh jawabannya : Saya gemar membaca buku bertema misteri, teka-teki, dan detektif jadi saya bisa sedikit belajar tentang cara memecahkan masalah dalam kondisi tertentu

Dapatkah anda bekerja di bawah tekanan?

Ketika memasuki wawancara lebih mendalam tentang bagaimana anda bekerja, dalam menjawabnya anda harus lebih tegas dan meyakinkan. menanggapi persoalan seperti ini, anda harus jujur dan apa adanya, karena ini adalah takaran perusahaan dalam menyerahkan anda pekerjaan nantinya. Contoh jawaban yang dapat anda berikan: Ya. Selama ini saya bisa mengatasi desakan pekerjaan saya. Selain itu, saya rasa desakan bisa memberikan hasil yang baik bagi saya karena saya dapat menunjukan bakat, gagasan, dan keterampilan saya untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Apa yang sering anda kerjakan untuk menenangkan diri apabila sedang dalam kondisi stress atau penuh tekanan ketika bekerja?

Pertanyaan ini untuk menilai seberapa besar kesabaran Anda dalam menyelesaikan pekerjaan yang banyak dan dadakan dan apakah Anda tipe orang yang mudahpurus asa dan tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan sendiri ketika menyelesaikan masalah.

respon persoalan ini dengan sejujur mungkin jika memang mempunyai cara sendiri dalam menenangkan diri seperti mengambil beberapa menit untuk jalan-jalan keluar kantor, atau memejamkan mata bahkan mengambil cuti sehari untuk beristirahat. Tidak ada respon yang salah, yang salah jika Anda memaksakan pilihan yang tidak cocok dan terkesan omong kosong.

Apa yang Anda lakukan jika bawahan Anda melakukan kesalahan?

Misalnya anda bisa menjawab, “ Pertama saya pastikan saya tak akan menghakimi dan menuduh, saya akan menyelidiki, mencari solusi terbaik dari macam kesalahan, bukan dari siapa yang salah. Karena semua orang termasuk Anda dan saya pasti pernah melakukan kesalahan.

Jadi saya akan memberi maaf dan memberikan dia kesempatan.”

Apakah anda juga melamar ke perusahaan lain selain ini?

Jika memang option yang ada pada Anda lebih dari satu perusahaan maka jawablah demikian. Jika ternyata beberapa nama perusahaan yang disebutkan mempunyai karakteristik baik yang sama dari tradisi dan prosedur kerjanya maka ini akan mendukung alasan Anda kenapa melamar diperusahaan tersebut dengan posisi tersebut yang berarti Anda memang minat bekerja secara baik dengan environment yang memperkuat agar bisa berkembang dengan lebih baik bukan hanya sekadar “biar mendapat {kerja|pekerjaan”.

Kira-kira berapa gaji yang anda inginkan?

Ketika sampai di permasoalan seperti ini, saatnya anda bersifat nyata namun masuk akal, tanpa kentara bahwa sebetulnya sasaran utama anda adalah mendapat gaji. Selanjutnya sesuaikan takaran gaji dengan job desk. Contoh Jawaban : Untuk pekerjaan sebagai praktisi System Integrator, yang dapat dibilang mempunyai pekerjaan yang sulit, rumit dan memakan waktu. Saya rasa ingin mengajukan bayaran dikisaran sebesar Rp3.5 juta – Rp6 juta.

Baik, apakah Anda berpegang teguh dan mantap untuk menduduki kedudukan ini dengan jumlah gaji tersebut?

Ketika anda mendapatkan pertanyaan seperti ini, jawablah dengan bijaksana, agar pimpinan dapat menilai seberapa keyakinan Anda dalam mengharapkan pekerjaan tersebut.

Misalnya, “Ya saya yakin.”

Sekali lagi, yang paling penting dalam wawancara kerja selain kecakapan komunikasi juga diperlukan kecakapan mempengaruhi dan kejujuran.

Apakah ada yang ingin di sampaikan?

Yeayy! Kalau Anda sudah memperoleh persoalan ini, biasanya tahap interview telah berakhir. Congrats! Tinggal penutup yang cantik setelah anda ditanya-tanya. Intinya, harus bertanya, tampilkan minat dan motivasi baik anda di sini. Kesan baik = Hasil baik. Contoh pertanyaan yang bisa anda tanyakan : Saya ingin bertanya mengenai tradisi di perusahaan ini. Perusahan PT Maju Mundur ini adalah perusahaan besar dengan jumlah pegawai yang cukup banyak, kemudian bagaimana dengan budaya yang sangat erat di perusahan ini?

Atau terdapat hal hal lain yang bisa anda sampaikan seperti menanyakan kapan kejelasan waktu pemberitahuan lolos atau tidaknya anda dalam tes interview tersebut.

Yap, itu merupakan persoalan dalam Interview Kerja, lengkap dengan contoh jawabannya untuk dijadikan acuan anda. Perlu di ingat hal paling pokok dalam menghadapi interview adalah merespon semua persoalan dengan lugas, tegas, tenang, dan terstrukrur.

diharapkan artikel ini dapat menolong anda semua. Agar anda tak usah cemas lagi menghadapi persoalan dalam wawancara kerja.

Salah satu taktik menghadapi interview kerja di perusahaan apa pun yaitu dengan mempelajari model-figur pertanyaan wawancara kerja. Tujuannya supaya Anda mendapat gambaran seperti apa pertanyaan saat wawancara kerja. Lalu membikin jawaban yang pantas dengan pengalaman dan pengajaran Anda.

Untuk membantu Anda mengerjakan hal hal yang demikian, berikut 30 model pertanyaan wawancara kerja dan jawabannya.

A. Pertanyaan seputar data pribadi

Pertanyaan tentang data pribadi lazimnya dipakai untuk membuka percakapan dan mencairkan suasana wawancara kerja yang tegang. Padahal sebagai pertanyaan pembuka dan bersifat awam, Anda konsisten wajib antusias menjawabnya sehingga pewawancara berminat kepada Anda.

1. Ceritakan seputar diri Anda?
Kandidat: “Nama saya Faisal Setiawan. Aku lulusan Ilmu Komputer dari Universitas Indonesia. Sekarang ini aku bekerja di PT Maju Mundur sebagai teknisi jaringan. Saya bekerja di perusahaan tersebut sejak Januari 2013.”

2. Kenapa Anda memilih jurusan Ilmu Koputer?
Kandidat: “Saya menyadari bahwa saya menyenangi komputer semenjak sekolah dasar. Dengan kuliah di jurusan Ilmu Komputer, aku menambah wawasan dan pengetahuan saya perihal komputer.
Selain itu, aku belajar di jurusan tersebut dengan menyenangkan karena topiknya cocok dengan atensi dan kesenangan aku.”

3. Bagaimana sistem Anda membayar kuliah Anda?
Kandidat: “Beberapa besar kuliah aku dibiayai orang tua saya. Melainkan, saya juga berusaha meringankan bobot orang tua dengan bekerja sebagai paruh waktu di sebuah percetakan t-shirt dekat tempat tinggal saya.”

4. Apakah Anda memiliki rencana melanjutkan pengajaran?
Kandidat: “Ya, rencananya 3 tahun akan datang. Selain ini sebab aku kuliah D3 sehingga aku mau meneruskan ke tahapan S1.
Dengan kuliah di S1, wawasan dan pengetahuan saya akan meningkat sehingga saya bisa berkarier dengan lebih baik di masa akan datang.”

5. Kecuali pengajaran formal, apakah Anda memiliki keterampilan lain?
Kandidat: “Ya. Kecuali kuliah saya mencontoh kursus bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Selain itu, saya pernah juga meniru pelatihan kepemimpinan selama seminggu yang dilakukan himpunan mahasiswa universitas saya.

Saya juga cakap mengoperasikan komputer dengan pelbagai program, seperti MS Words, MS Excell, MS Power Point, Photoshop, dan MS Access.”

6. Apa makna pekerjaan buat Anda?
Kandidat: “Bagi saya, pekerjaan bukan semata-mata mencari uang. Namun, bagaimana aku dapat melakukan yang terbaik sehingga berkontribusi bagi kemajuan perusahaan.”

B. Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan

Pertanyaan tentang pengalaman dan keterampilan dimaksudkan untuk mengetahui:
tujuan karier Anda
bagaimana metode Anda bekerja

loyalitas Anda
bagaimana Anda menghadapi suatu keadaan sulit profesi
berapa besar kontribusi yang akan Anda berikan kepada perusahaan.
Dari jawaban yang Anda berikan, pewawancara kerja dapat mengevaluasi apakah Anda kandidat terbaik atau bukan untuk posisi yang Anda lamar.

7. Apa kelebihan dan kekurangan Anda?
Kandidat: “Kelebihan aku ialah jujur, kencang belajar, dan pekerja keras. Sementara itu, kelemahan aku merupakan menyenangi lupa. Tetapi, aku berupaya mengatasi kelemahan ini dengan mencatat hal-hal penting berkaitan profesi di buku saku saya.”

8. Apakah Anda memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja?
Kandidat: “Ya. Saya pikir kekerabatan aku dengan semua rekan kerja saya berjalan dengan baik.
Memang pernah saya mempunyai situasi sulit dengan seorang rekan kerja berhubungan pembagian tanggung jawab, melainkan kami menuntaskannya dengan cara berbicara bersama sehingga kami mempunyai tanggung jawab masing-masing yang jelas.”

9. Apakah Anda lebih berbahagia bekerja sorang diri atau dalam tim?
Kandidat: “Sedangkan pada pekerjaan yang sepatutnya saya selesaikan. Meskipun aku lebih bahagia berprofesi sendiri, aku dapat bekerja dalam regu.”

10. Saya Anda diwajibkan berprofesi di dalam tim, posisi apa yang akan Anda pilih?
Kandidat: “Aku lebih menyukai menjadi seorang konseptor. Dengan demikian itu, saya bisa merencanakan langkah-langkah yang wajib diambil, membikin daftar sumber tenaga yang dibutuhkan, mengindentifikasi hambatan, dan membuat ukuran kesuksesan suatu projek.”

11. Bisakah Anda bekerja di bawah tekanan?
Kandidat: “Ya. Selama ini bisa mengatasi tekanan profesi saya. Selain itu, saya pikir tekanan dapat memberikan hasil yang positif bagi saya sebab aku dapat mengeluarkan potensi, inisiatif, dan keterampilan aku untuk menyelesaikan pekerjaan hal yang demikian.”

12. Bagaimana sikap Anda terhadap kritik yang dialamatkan kepada Anda?
Kandidat: “Dalam pemahaman aku, manusia pada biasanya tak menyukai dikritik secara sembarangan. Secara pribadi, aku menerima kritik yang ditujukan terhadap saya.
Aku kritik itu bagus dan membangun, aku akan dengan berbahagia hati melaksanakannya demi mengkoreksi diri sendiri. Aku sebaliknya, saya akan mengabaikannya.”

13. Berdasarkan Anda, orang seperti apakah yang susah diajak kerja sama?
Kandidat: “ Menurut saya, orang yang susah diajak berprofesi sama adalah orang yang tak menyukai berprofesi keras, suka melanggar tata tertib, banyak mengeluh, tidak melihat mutu profesi, dan menyenangi menjelek-jelekkan orang lain.”

14. Tidak bawahan Anda melakukan kesalahan, apa yang Anda lakukan?
Kandidat: “Aku ada orang yang total. Aku akan memeriksa apa yang hakekatnya terjadi, mencari kerusakan dampak kesalahan hal yang demikian, dan mencari penyebabnya.
Saya itu, saya memutuskan tindakan perbaikan dan pencegahan supaya kesalahan serupa tak terjadi di kemudian hari. Aku juga akan memberi peluang terhadap bawahan bersangkutan untuk memperbaiki daya kerjanya.”

15. Apa yang akan Anda lakukan apabila bawahan Anda mengeluhkan keadaan sulit pribadi mereka?
Kandidat: “Saya akan mendapatkan mereka di ruangan aku dan memperbolehkan mereka menyebutkan keadaan sulit pribadinya. Saya dipinta, aku akan mengajukan beberapa anjuran untuk dilema hal yang demikian.
Dari pengalaman saya, mereka pada umumnya hanya butuh seorang pendengar yang akan mendengarkan keadaan sulit mereka tanpa mengadilinya.”

16. Apa yang akan Anda lakukan dikala menghadapai persoalan besar dalam profesi?
Kandidat: “Aku akan mencari akar masalah hal yang demikian guna menerima solusi yang ideal. Aku itu, aku akan melaksanakan solusi hal yang demikian dalam rangka koreksi.
Kenapa dengan perbuatan pembenaran tersebut, aku juga akan menentukan perbuatan pencegahan gara dilema hal yang demikian tidak terjadi lagi.”

17. Mengapa Anda pindah kerja dari perusahaan sebelumnya?
Kandidat: “Aku ingin pekerjaan yang lebih menantang, dan aku kaprah perusahaan ini bisa memenuhi keinginan saya hal yang demikian.”

18. Apa halangan tersulit yang Anda dapatkan pada profesi sebelumnya?
Kandidat: “Halangan tersulit aku di pekerjaan hal yang demikian merupakan jam kerja yang tidak teratur. Sekiranya aku bekerja di pagi hari dan di malam hari.”

19. Apakah Anda pernah tidak hadir berprofesi?
Kandidat: “Sepanjang yang saya ingat, aku tidak pernah mengerjakannya. Aku ada kondisi darurat yang membikin aku tak bisa masuk kerja, saya langsung memberitahukan hal tersebut kepada atasan aku.”

20. Apakah Anda bersedia bekerja lembur?
Kandidat: “Ya, aku bersedia. Kecuali tak keadaan sulit bagi saya.”

21. Apa yang membikin Anda berminat berprofesi di perusahaan kami?

Kandidat: “Perusahaan ini menawarkan pekerjaan yang layak dengan pengalaman dan pendidikan aku. Dengan demikian, aku bisa berkontribusi dalam memajukan perusahaan ini.”

22. Seberapa bagus Anda mengenal perusahaan kami?
Kandidat: “Saya cukup mengenal perusahaan ini karena banyak sahabat yang membicarakan dan memakai produknya. Kecuali itu, saya juga melihat iklan perusahaan ini di media massa ternama.”

23. Menurut Anda, apa yang membuat perusahaan kami berbeda dengan perusahaan sejenis lainnya?
Kandidat: “Sepanjang yang saya tahu, perusahaan ini menghasilkan produk yang bermutu. Selain itu, fasilitas yang diberi kepada karyawannya juga lebih baik ketimbang perusahaan lain.”

24. Jelaskan agenda Anda untuk lima tahun ke depan?
Kandidat: “ Aku saya diterima berprofesi di sini, dalam lima tahun ke depan aku berharap menjadi supervisor. Oleh sebab itu, aku akan mempelajari dan memahami ruang lingkup kerja dan tanggung jawab posisi hal yang demikian.
Saya itu, saya akan berusaha keras memenuhi apa yang disyaratkan untuk menjadi seorang supervisor di perusahaan ini.”

25. Apakah Anda siap mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar?
Kandidat: “Ya, saya siap. Dalam pandangan aku, saya patut siap menerima tanggung jawab yang besar dan posisi yang lebih tinggi guna menempuh karier yang diharapkan.
Dengan cara hal yang demikian, aku dapat memacu diri sendiri sehingga menjadi lebih baik.”

26. Lingkungan kerja seperti apa yang Anda sukai?
Kandidat: “Aku menyukai berprofesi dalam lingkungan yang adil atau segala sesuatunya transparan. Prosedur opersional standar (SOP) terang, begitu juga dengan perkembangan karier.
Berprofesi dan penghargaan dilegalkan dengan objektif. Selain itu, saya juga berbahagia berprofesi dengan rekan-rekan yang optimistis dan giat.

27. Apakah Anda bersedia ditempatkan di luar kota?
Kandidat: “Ya, aku bersedia. Ketika di perusahaan ini berarti saya wajib siap mendapatkan keputusan dan kebijakan yang berlaku.”

C. Pertanyaan perihal gaji

Pertanyaan tentang gaji umumnya ditanyakan pada akhir wawancara kerja. Jumlah pertanyaannya tidak banyak, melainkan berfokus pada berapa besar gaji yang Anda meminta (lihat 5 kiat diplomasi gaji).

Oh ya, sekiranya Anda berharap tahu pertanyaan wawancara kerja yang umum diaplikasikan HRD, silakan baca 10 Pertanyaan yang Aku Ditanyakan Selain Interview dan Jawabannya.

28. Berapa gaji Anda kini?
Kandidat: “Gaji pokok saya sekarang Rp 4 juta. Ditambah tunjangan dan bonus bulanan, sempurna gaji aku ialah Rp 5 juta.”

29. Berapa gaji yang Anda harapkan untuk posisi ini?
Kandidat: “Aku mau memperoleh gaji sebesar Rp 8 juta.”

30. Kami tak dapat memenuhi permintaan gaji Anda. Seberapa banyak Anda dapat menurunkan permintaan gaji tersebut?
Kandidat: “Bagaimana jika Rp 7 juta?”

Penutup

Dengan Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan , Anda bisa mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapai wawancara kerja. Jangan ragu untuk merubah atau memodifikasi jawaban-jawaban di atas agar pantas dengan pengalaman dan pengajaran Anda. Aku dibutuhkan, beli juga buku-buku perihal wawancara kerja sehingga persiapan Anda menjadi lebih bagus lagi.

demikian Pertanyaan Wawancara Kerja dan Jawaban yang Sering pada Wawancara Kerja Kandangan terimakasih….