Syarat Mengajukan Permohonan Izin Mendirikan Bangunan ( IMB )

KNGInfo.com – Surat izin mendirikan bangunan adalah hal terpenting ketika kita akan mendirikan sebuah bangunan. Karena dengan hal tersebut, bangunan yang sedang kita bangun akan dianggap legal. Beda halnya apabila kita mendirikan sebuah bangunan tanpa adanya IMB. Sudah tentu bangunan tersebut sangat riskan dianggap illegal, atau bahkan mungkin akan dipermasalahkan oleh pemerintah daerah setempat.

Izin Mendirikan Bangunan ( IMB ) sendiri adalah sebuah izin yang langsung dikeluarkan oleh pemerintah setempat, yang diurus langsung oleh yang memiliki bangunan. Baik itu akan merenovasi bangunan, menambah bangunan atau bahkan merobohkan bangunan tersebut.

Dengan adanya IMB tersebut menyatakan bahwa bangunan tersebut legal dan berdiri atas persetujuan dari pemerintah daerah setempat. Bahkan ketika anda akan menjual rumah atau bangunan tersebut, harus memiliki surat izin mendirikan bangunan.

Bagi warga kuningan yang baru akan mengurus surat izin mendirikan bangunan, berikut adalah beberapa syarat yang harus anda penuhi :

Syarat IMB Rumah Tinggal

  • Fotocopy identitas pemilik.
  • Fotocopy SPPT dan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan tahun berjalan.
  • Fotocopy surat kepemilikan tanah.
  • Surat pernyataan kepemilikan tanah.
  • Surat kuasa ( apabila dikuasakan ).

Tahapan pengajuan IMB Rumah Tinggal

  • Anda mengunjungi kecamatan untuk mengisi  formulir pengajuan pengukuran tanah.
  • Satu minggu setelah anda mendatangi kantor kecamatan, petugas akan mendatangi rumah anda dan mengukur serta membuat gambar denah rumah anda.
  • Setelah gambar tersebut jadi, maka dapat dijadikan blueprint untuk IMB tersebut.

Lama Pengerjaan

Untuk lama pengerjaan IMB rumah tinggal biasanya sekitar 15 hari kerja.

Biaya Pengurusan IMB Rumah Tinggal

Untuk biaya sendiri dihitung berdasarkan kepada luas tanah, untuk per meter perseginya dikenakan biaya Rp. 2.500,-.