Tips Memilih Kawan Dalam Pendakian Versi Kang Maha Rizki

KNGInfo.com – Mendaki tentu tak serta merta hanya naik lalu turun kembali tanpa arti. Tentu saja ada seni didalam setiap pendakian yang kita lalui ataupun jalani. Termasuk mungkin salah satunya adalah seni dalam memilih kawan didalam pendakian tersebut. Tak hanya perihal jodoh saja yang harus pilih-pilih, tapi teman saat mendakipun harus.

Berikut beberapa tips dalam memilih kawan dalam pendakian versi kang Maha Rizki :

1. Bawalah Ia Yang Suka Memasak

Dalam pendakian lapar adalah hal yang lumrah dirasakan oleh setiap pendaki. Untuk memenuhi kebutuhan manusiawi tersebut ya tentu saja kita harus makan. Nah, dalam pendakian ajaklah kawan yang setidaknya suka memasak, tak usah jago asal masakannya bisa diterima oleh lidah manusia. Kalau jago masak ? Wah kalian sangat beruntung.

2. Bawalah Ia Yang Jago Memotret

Percuma kamu mendaki jauh-jauh jika fotomu tak jauh dari foto selfie selayar hp full. Inget selfie bisa dilakukan dirumah. Kawan yang jago memotret otomatis akan membantu kamu mengambil gambar yang indah dan penuh dengan seni. Hal tersebut menjadi nilai tambah yang menyenangkan dalam pendakian. Selain pulang dengan pengalaman yang berharga, kamu juga mengantongi potret alam yang indah.

3. Bawalah Ia Si Tukang Melawak

Moodmaker adalah wajib hukumnya dalam pendakian, jadi bawalah ia si pelawak yang jago membuat suasana menjadi membahagiakan. Rasa lelah dalam pendakian otomatis akan membuat mood kamu jadi sedikit berantakan. Makanya si mood maker adalah salah satu jawaban untuk memperbaiki mood mu.

4. Hindari Yang Tidak Pernah Udunan

Jangan pernah mengajak seseorang yang tidak pernah patungan. Karena Apa ? tentu saja akan sangat merugikan. Ibaratkan saat pendakian dengan sistem sharing cost, lalu tim kamu membeli logistik kelompok dari uang tersebut dan ia tidak udunan. Lalu ikut makan, menyebalkan bukan ? Ini antara tak tahu diri atau apa ?

5. Hindari Ia Yang Pundungan

Rasa lelah dalam pendakian kadang menyebabkan mulut seseorang menjadi lebih tajam dari biasanya. Dan mulutnya bisa saja mengeluarkan kata-kata apapun tanpa memikirkannya. Nah jika hal tersebut terjadi dan kamu membawa teman yang pundungan atau dalam bahasa sekarang bawa perasaan, pasti ini akan membuat ribet. Benar kan ?

Adakah tips lainnya yang perlu dishare menurut baraya yang sering mendaki ? Silahkan share dikolom komentar ya.

Gambar : Kompas/Anggara

Diedit : Team KNGInfo